Pemetaan Suhu Permukaan Anomali Panas Bumi Daerah Gunung Ciremai Menggunakan Data Inframerah Termal Landsat 8
Abstract
Prospek geotermal di daerah Timur Ciremai berada pada aktivitas vulkanik aktif namun pencarian prospek panas bumi di area ini mengabur akibat adanya kontras antara batuan vulkanik dengan batuan sedimen. Penelitian ini mencoba mengidentifikasi area potensial panas bumi berdasarkan suhu permukaan menggunakan metode pengindraan jauh. Data yang digunakan berupa citra satelit Landsat 8 yang sudah mempunyai sensor termal yang disebut Thermal Infrared Sensor (TIRS) pada pita sensor 10 dan 11 yang dikombinasikan dengan NDVI. Hasil analisis NDVI menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki vegetasi dan permukaan berupa air atau awan yang lebih banyak memantulkan gelombang cahaya tampak dibandingkan gelombang infrared dengan nilai NDVI -0,75 - 0,88. Hasil analisis LST dapat diketahui bahwa suhu permukaan pada daerah tersebut memiliki nilai dalam rentang 15 °C – 31 °C. Area yang memiliki tingkat LST tinggi di antara tingkat LST yang rendah dapat diperkirakan sebagai area yang memiliki anomali. Hal ini bersesuaian dengan kerapatan vegetasi pada area tersebut yang tinggi sehingga seharusnya besar suhu permukaannya rendah bukan sebaliknya. Berdasarkan integrasi dengan data manifestasi di lapangan, maka dapat di pastikan bahwasanya terdapat beberapa anomali panas bumi pada arah tenggara dari Gunung Ciremai.
References
Faridah, S. A., & Krisbiantoro, A. (2014). Analisis Distribusi Temperatur Permukaan Tanah Wilayah Potensi Panas Bumi Menggunakan Teknik Penginderaan Jauh di Gunung Lamongan, Tiris-Probolinggo, Jawa Timur. Berkala Fisika, 17(2), 67–72.
Avdan, U., & Jovanovska, G. (2016). Algorithm for Automated Mapping of Land Surface Temperature Using Landsat 8 Satellite Data. Journal of Sensors, 2016, https://doi.org/10.1155/2016/1480307
Candra, R., & Santi, N. (2011). Teknik Perbaikan Kualitas Citra Satelit Cuaca dengan Sataid. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK, 16(2), 101–109.
Darmawan, I. G. B., Yassar, M. F., Elvarani, A. Y., Vira, B. A., & Damayanti, L. (2020). Preliminary Study of Mining Material Prospects Based on Hydrothermal Alteration Distribution Using Composite and Density Slicing of Landsat 8 Image in Ulubongka Regency, Central Sulawesi. PROMINE, 8(1), 1-7.
Dianovita, & Mahendra, R. (2014). Kajian Ketelitian Geometri Citra Landsat 8 Level 1T. Seminar Nasional Penginderaan Jauh, 254–260.
Farras, N., Sukmono, A., & Bashit, N. (2017). Analisis Estimasi Energi Panas Bumi Menggunakan Citra Landsat 8 (Studi Kasus: Kawasan Gunung Telomoyo). Jurnal Geodesi Undip, 6(4), 371-380.
Gemitzi, A., Dalampakis, P., & Falalakis, G. (2021). Detecting geothermal anomalies using Landsat 8 thermal infrared remotely sensed data. International Journal of Applied Earth Observation and Geoinformation, 96, 02283. https://doi.org/10.1016/j.jag.2020.102283
Agung, B. H., Faizal, A., Anggi, A., Bahri, A. S., & Utama, W. (2013). Aplikasi Citra Satelit Landsat 8 Untuk Identifikasi Daerah Prospek Panas Bumi Daerah Songgoriti Batu dan Sekitarnya. Jurnal Geosaintek, 3(3), 149–154.
Kusumadinata, K. (1971). Gunung Tjiremai, kumpulan data mentah hingga bulan April 1971. Direktorat Geologi, ESDM.
Pratomo, I. (2008). Kegiatan Gunungapi Ciremai Jawa Barat dan Pengaruhnya Terhadap Lingkungan di Sekitarnya. Jurnal Biologi Indonesia, 4(5), 261–278.
Samodra, H. (2008). Geologi Batuan Dasar Gunung Ciremai Jawa barat. Jurnal Biologi Indonesia, 4(5), 279–287.
Sitanggang, G. (2013). Kajian Pemanfaatan Satelit Masa Depan: Sistem Penginderaan Jauh Satelit LDCM (Landsat-8). Berita Dirgantara LAPAN, 11(2), 47-58.
Situmorang, T., Hadisantono, R. D., & Asmoro, P. (1995). Peta Geologi Guningapi Cereme, Jawa Barat. Direktorat Vulkanologi, ESDM.
Skoković, D., Sobrino, J. A., Jiménez-Muñoz, J. C., Sòria, G., Julien, Y., Mattar, C., & Cristóbal, J. (2014). Calibration and Validation of land surface temperature for Landsat8- TIRS sensor. In LPVE (Land Product Vaidation and Evolutian, ESA/ESRIN Frascati, 87(8), 4487–4497), https://doi.org/10.1063/1.452862.
Sukendar, P. M., Sasmito, B., & Wijaya, A. P. (2016). Analisis Sebaran Kawasan Potensial Panas Bumi Gunung Salak Dengan Suhu Permukaan, Indeks Vegetasi Dan GeomorfologI. Jurnal Geodesi Undip, 5(2), 66–75.
Supriatna, W., & Sukartono. (2002). Teknik Perbaikan Data Digital (Koreksi Dan Penajaman) Citra Satelit. Buletin Teknik Pertanian, 7(1), 4–6.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2014 Tentang Panas Bumi. (2014). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38684 (diakses 1 Agustus 2021 pukul 19.17 WIB).
-
views: 2608  
downloads: 3373
Copyright (c) 2021 Syatiya Mirwanda, Fatiha Salsabila, Regita Pramesti, Annida Rifqoh Zakiyyah, Muhammad Rizki Tuelzar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




.png)
.png)
